Paulo Dybala Memastikan Jika Ia Akan Tinggalkan Juventus Akhir Musim Ini

Paulo Dybala Memastikan Jika Ia Akan Tinggalkan Juventus Akhir Musim Ini

Paulo Dybala selanjutnya memverifikasi jika ia dapat tinggalkan Juventus akhir musim di saat kontraknya selesai, jadi pemain ke-2  yang memberitahukan kepergiannya dari club sehabis Giorgio Chiellini.

Laporan luas awal kalinya udah mengungkap jika faksi The Old Lady udah menetapkan untuk tak mengupdate kontrak striker berumur 29 tahun yang kontraknya dapat selesai di 30 Juni 2022 waktu depan.

Mulai sejak itu, pemain berpredikat La Joya itu udah dipautkan dengan berpindahnya ke beberapa club luar biasa Eropa, dengan saingan Serie A Inter Milan jadi calon paling favorit, namun club-club Premier League seperti Arsenal, Manchester United, dan Tottenham Hotspur pula diberitakan berhasrat buat amankan servicenya.

Saat ini, Paulo Dybala selanjutnya dengan cara resmi mengungkap jika waktunya bersama Juventus dapat selesai akhir musim ini waktu ia tuliskan pesan perpisahan yang emosional terhadap beberapa pemuja club lewat tempat sosialnya.

Striker Argentina itu tuliskan, “Sukar buat mendapatkan ujaran yang benar buat menegur Anda. Ada sangat banyak tahun dan sangat banyak emosi yang ikut serta secara bertepatan. Saya pikirkan kita selalu bersama beberapa tahun mendatang, akan tetapi takdir memposisikan kita di jalan yang tidak sama.”

“Saya tak akan lupakan semuanya yang Anda kasih terhadap saya, tiap-tiap laga, tiap-tiap gol. Dengan Anda, saya tumbuh dewasa, saya belajar, saya hidup dan saya punya mimpi. Udah 7 tahun yang penuh fenomena, dengan 12 piala dan 115 gol, yang kisah lalu itu tak akan dapat tercerabut dari kenangan saya, tak akan!”

“Terima kasih udah menyuport saya di saat-saat sukar. Terima kasih terhadap mereka yang udah temani saya bertahun-tahun, dari mula sampai paling akhir, dari beberapa pemuja sampai beberapa orang yang bekerja dalam club, segalanya, beberapa pelatih dan teman satu club, pekerja, dan pimpinan.”

“Memakai jersey penting ini bersama dengan ban kapten udah jadi salah satunya moment kebanggaan paling besar dalam kehidupan saya, yang saya ingin bisa saya tampilkan terhadap anak-anak dan cucu-cucu saya satu hari kelak.”

“Esok bisa jadi laga paling akhir saya dengan jersey ini. Sukar buat dipikirkan, akan tetapi ini bisa jadi perpisahan paling akhir kami. Tak kan simpel, akan tetapi saya dapat masuk lapangan dengan senyum dan kepala tegak, mengenal jika saya udah melaksanakannya dan berikan semuanya buat Anda.”

Related Posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments